Clutch santai






Beberapa hari yang lalu, lihat2 clutch di google eeh ada yg ku suka. Langsung bikin polanya dan potong trus jahit. Voilaaa...jadi deh clutch santai.

Tas HORI pesanan

Irma Rachmawati


Ini tas HORI ditambah tali panjang pesanannya temen di Semarang.




Tas HORI Kanvas Coklat

Irma Rachmawati

,





Ini adalah tas HORI yang di modifikasi, pada bagian atasnya diberi lengkungan. Sizenya juga lebih besar dari size tas HORI. Bahannya pake Kain Kanvas coklat dan bagian dalam tetep pake blacu. Diberi kantong/saku pada sisi kiri dan sisi kanan. Aksen pada bagian tengah itu sih maunya saya ajah hehehe...Penutup menggunakan magnetic snap. Dibagian dalam ada saku juga untuk simpan apa aja macam HP, notes, pulpen, dll. Sekarang saya pake ke kantor nih hehehe...

Tas Punggung atau Backpack

Irma Rachmawati

, , ,





Eeh...setelah bikin polanya dan potong bahannya, hasilnya tidak mengecewakan ya tas backpack ini. Ukuran kecil pas untuk anak-anak usia dini. Tutupnya pake tali serut dan kain kanvas. Kainnya menggunakan kain katun motif shawn the sheep dasar coklat. Tali pakai blacu dan katun motif yang sama dengan body tas.




Ini Ama anak saya yang sukaaaa banget dengan backpack kain katun motif ikan.

Uni Ida - Kursus Tas HORI

Jumat tgl. 6 Juli 2012, kursus membuat Tas HORI kembali diadakan. Dan pesertanya adalah Uni Ida. Seorang pengusaha yang suka sekali membuat kreasi handmade. Ini tas hasil kursusnya :


Kanvas coklat dipadu dengan motif bunga2 dasar coklat. Cantik ya, Uni Ida cantik, tas nya juga cantik

Kursus Membuat Tas HORI

Irma Rachmawati


Baru upload lagi niih. Iya ya kayanya udah lama banget ngga posting.
Naah…postingan kali ini saya mau cerita tentang 3 peserta kursus tas HORI yang kursus pada bulan Maret dan April 2012. Ada 3 orang yang kursus privat nih. Saya lebih enak one-by-one jadi lebih focus untuk belajarnya.
Yang pertama adalah Mba Rosmila, seorang ibu rumah tangga yang suka banget dengan menjahit.
Yang Kedua adalah Mba Yanti Pardede, mantan pramugari GARUDA yang suka banget dengan yang namanya prakarya atau kerajinan tangan.
Yang Ketiga adalah Mba Atik N. Lawrence, seorang pengusaha yang hobi banget sama yang namanya cross-stitch. Cross-stitchnya keren-keren banget dan unik. Karena memadukan benang-benang sulam DMC dengan manik-manik.
Jadi masing-masing kursus dengan saya one-by-one. Beda hari pula. Dan rata-rata belum mahir menggunakan mesin jahit. Masih dalam tahap belajar. Enaknya kursus membuat tas HORI tidak harus mahir menjahit, karena intinya adalah agar setiap peserta kursus memahami dan mengerti bagaimana cara membuat tas.
Ini hasil dari tas yang mereka bikin :

 Mba Roosmila mau pake tas ini sebagai Diaper Bag untuk anaknya...keren yah!

 Mba Yanti seneeeng banget, lihat tuh senyumnya...:)

 Mba Yanti dan saya

 Ini tas cross-stitchnya Mba Atik N. Lawrence

 Saya suka dengan detilnya, lihat deh...
Jadi ini benang sulam DMC di padupadan dengan manik-manik mute

 Naah...ini Mba Atik N. Lawrence dan tas bikinannya...:)

Alhamdulillah setiap selesai kursus pada senang...karena hasilnya langsung jadi. Dan dibawa pulang.
Terima kasih yaa...

Irma


Seprei jadi tas

Irma Rachmawati


Ini bahan seprei jadi tas. Kenapa pakai bahan seprei? 
Karena bahannya agak kaku dibanding katun buat baju.
Dan tidak terlalu tebal seperti kanvas.
Ini basicnya dari tas hori.
Hanya ditambahkan saku di kiri dan kanan.



 Dilihat dari samping, sakunya dipake bahan blacu ditambah aksen pleat dari motif sepreinya.



Ini dilihat dari atas, bahan dalam juga pake blacu, dilapisi busa tipis.

Ukurannya sama dengan yg Tas Jinjing saku pleats pink polkadot